Rabu, 31 Oktober 2018

PENGALAMAN DAN TIPS MERANTAU (PART 2)

Setelah pengalaman baru, aku beralih dengan apa yang kusebut pembelajaran. Mungkin aku masih terlalu dini untuk memutuskan bahwa aku banyak belajar disini. Apalagi aku baru beberapa bulan menghabiskan waktu sebagai seorang anak rantau. Tapi hakikat belajar menurutku bukan dari lama waktunya. Namun seberapa banyak kita bisa menyerap hal-hal penting yang berguna bagi kehidupan kita. Aku bener-bener bersyukur, karena dengan merantau aku bisa melatih diriku untuk senantiasa mandiri. Aku bisa menjadi versi yang lebih kuat dan kokoh dari diriku sendiri. Aku bisa belajar menghargai sesuatu dan masih banyak lagi. Aku merasa bahwa keputusanku merantau adalah sesuatu yang tepat, sesuatu yang nggak akan pernah aku sesali.
Oh ya, aku juga mau ngasih beberapa tips nih. Semua ini didasarkan pada keyakinan sekaligus pengalamanku sendiri. Mungkin masih belom ideal banget untuk dijadiin acuan merantau karena sekali lagi, aku masih pemula. Tapi seengganya bisa sedikit membantu untuk kalian yang nanti akan memutuskan untuk merantau nantinya, jadi disimak ya!

1. PUNYA TEKAD YANG KUAT
Nah, tekad ini semacam bekal bagi kalian untuk merantau nanti. Kenapa kalian harus punya tekad? Karena hal ini akan menumbuhkan semangat dari dalam diri kalian untuk bisa berkembang di tanah rantau nantinya. Kalau kalian samasekali nggak punya tekad yang kuat, akan susah bagi kalian untuk memunculkan hal positif dalam diri kalian yang sebenernya bisa kalian dapetin hanya dari merantau ini. Kalian harus inget lagi, apa tujuan kalian merantau. Pastinya kalian ingin menjadi sosok yang lebih baik lagi, kan? Kalian pengen jadi orang yang berhasil, yang kelak juga bisa memberi kontribusi bagi daerah asal, mengabdikan diri sesuai kemampuan kalian. Kalian juga pasti pengen membanggakan orangtua kalian. Hal hal semacam itu sebenernya ampuh untuk bikin tekad kalian semakin membumbung tinggi. Pokoknya jangan dilupain, karena semua hal itu berasal dari kesungguhan kalian. Jadi sebelum kalian bener-bener memutuskan untuk mengubah status menjadi seorang anak rantau, pastikan kalian udah memiliki tekad yang kuat ya.

2. BERANI
Setelah punya tekad, perlahan kalian harus bisa jadi sosok yang berani. Setelah kalian merantau, kalian dituntut untuk melakukan apapun itu sendiri. Contoh sederhananya kayak aku tadi, yaitu mulai membiasakan diri naik transportasi online. Aku yang biasanya dianter jemput, pada akhirnya harus berani juga bukan? Kita memang senantiasa dituntut untuk perubahan, karena roda kehidupan kita juga senantiasa berputat. Kalau kalian awalnya memang bukan sosok yang pemberani, intinya hanyalah perihal membiasakan diri. Tapi untuk hal berani ini kalian juga harus tetap berhati-hati. Jangan sampai karena kelewat berani, tau-tau jadi menyepelekan berbagai hal termasuk keselamatan diri kalian sendiri. Tetaplah meminta perlindungan pada Allah, dan jangan lupa untuk menjaga diri.

3. JANGAN MUDAH MENYERAH
Mungkin setelah merantau ada hal hal yang menuntut kalian untuk melampaui batas diri kalian, dan kalian ngerasa capek. Tapi kalau kalian berhenti ditengah jalan hanya karena menghadapi satu dua permasalahan, maka kalian akan kehilangan minat untuk merantau. Kalian akan merasa bahwa merantau itu siksaan. Jalani, hadapi, syukuri. Setiap permasalahan, apalagi yang ada dalam proses mendewasakan diri itu punya arti. Toh seiring waktu juga kalian akan dengan sendirinya harus mampu menanggung beban lantas menghilangkannya dengan cara kalian sendiri. Yakinlah, merantau akan banyak memberi hikmah. Hanya saja kalian butuh waktu untuk membuka mata akan semua itu. Dan percayalah, kalian akan mengetahui betapa beruntungnya kalian dihadapkan oleh berbagai lika-liku saat merantau suatu saat nanti.

4. PERBANYAK TEMAN NAMUN JAGA PERGAULAN
Yang satu ini juga super pentiiing! Its okay kalau kalian mau punya banyak teman. Tapi jangan lupa untuk senantiasa menjaga pergaulan. Jangan karena kalian memaksakan diri untuk fit di satu lingkungan ke lingkungan yang satu hanya untuk dibilang friendly, lantas ketika salah satu lingkungan itu memaksa kalian melakukan hal yang tidak sepantasnya dilakukan maka kalian merasa sah-sah saja. Akibatnya kalian jadi terjerumus. Duh… Jangan ya! Banyak teman boleh aja. Tapi kalian juga harus punya satu lingkungan yang ‘’bersih dan nyaman’’ untuk kalian sendiri. Dimana kalian tidak mesti berpura-pura dihadapan teman kalian, karena mereka tulus berteman dengan kalian tanpa tuntutan apapun. Sisanya ya, kalian memang harus memperbanyak koneksi kalian karena mana tau suatu saat kalian membutuhkan bantuan dan lain-lain, atau bahkan hanya sekadar berteman saja tidak masalah. Nah, cara untuk mendapatkan banyak teman sih gampang saja. Kalian harus menjadi sosok yang baik. Disini kalian tidak perlu memalsukan jati diri, tapi kalian harus bisa menempatkan diri. Hal ini juga jadi pegangan ira sih. Kadangkala kalau kita punya sifat yang kurang baik, kita harus tau dimana kita berada. Kebaikan itu harus senantiasa ditebar dengan siapa saja. Jadi pribadi yang baik ngga ada ruginya kok. Hanya saja harus ditakar juga, jangan karena ingin dicap baik malah merelakan kepentingan diri sendiri demi orang lain. Jadilah sosok yang menyenangkan dengan segenap ketulusan. Yakin deh, pasti dalam hal pertemanan semakin lancar jaya.

5. MANDIRI
Kalau yang ini sih jangan ditanya lagi. Mulailah belajar mandiri, dalam hal apapun itu. Dengan nggak menggantungkan diri dengan orang lain dan selalu mengandalkan diri sendiri adalah bentuk mandiri. Bertahanlah. Bertahanlah dengan kekuatan yang ada pada dirimu, karena yang tengah menemanimu saat ini dan dapat membantumu hanyalah semua itu. Yakinlah kalau terlatih mandiri akan sangat berguna untuk kehidupan di masa yang akan datang. Memang pada awalnya bakalan susah untuk berdiri sendiri, tapi kalau kita nggak membiasakan diri, gimana nanti kedepannya? Maknai kata mandiri sebagai langkah awal kita untuk selangkah lebih dewasa.

6.PANDAI MENGATUR KEUANGAN
Mengatur keuangan itu hal yang ngga bisa dipelajari dalam waktu singkat. Aku aja masih terus berusaha kok. Tapi seengganya kalian juga harus bisa membedakan aja, mana yang memang kalian butuhkan dan mana yang engga. Kalian harus bisa menempatkan uang yang udah dikasih sama orangtua kalian dengan baik. Yang terpenting jangan menghambur-hamburkan uang untuk sesuatu yang kurang bermanfaat, apalagi yang dapat merusak kalian. Ingat, sebagai anak rantau, kita diberi amanah untuk memanfaatkan uang yang kita miliki dengan se-bijak mungkin. Jangan sampai kita tergoda untuk membuangnya demi sesuatu yang kurang baik

7. MEMANFAATKAN MOMEN MERANTAU UNTUK BELAJAR
Seperti yang udah ira bilang, merantau itu akan memberi kalian banyak hal hal berharga yang dapat kalian aplikasikan kedepannya. Jadi jangan sampai kalian lewatkan. Apapun itu. Entah itu kemudahan, kesulitan, semua warna warni itu ada tujuannya. Contohnya saja ketika kalian harus menyelesaikan masalah kalian sendiri, dan kalian bisa. Kalian harusnya bangga pada diri sendiri. Ada sesuatu yang bisa kalian petik. Karena kelak nanti taraf permasalahan yang kalian hadapi akan jauh lebih sulit. Atau kalian yang tadinya ngga begitu suka beres-beres dan bahkan ngga bisa? Dengan merantau tentu kalian bisa lebih ahli bukan? Kalian juga pasti akan mampu beradaptasi, jadi jika kelak ditempatkan di lingkungan baru lagi maka kalian lebih berani. Siapa tau kalian kelak harus bekerja di luar negeri, atau dimanapun itu yang membuat kalian harus kembali memulai di lingkungan baru lagi. Kan karena kalian sudah pernah merantau, setidaknya kalian punya kesiapan. Dan masih banyak lagi! Jangan memandang merantau hanya sebagai suatu tantangan, pandanglah sebagai media pembelajaran.

8. MENJADI YANG TERBAIK DI KAMPUS
Jadi yang terbaik disini maksudku bukan harus wah banget, ketua ini itu, populer sana sini yang membuat kalian termakan obsesi. Bukan! Maksudku, jadilah sosok yang dapat melakukan hal terbaik sesuai versi kalian. Gali potensi diri kalian dan kembangkan di kampus. Belajarlah dengan sepenuh hati tapi tanpa memaksakan diri agar hasilnya maksimal. Pasti ada kebanggaan tersendiri dalam diri kalian, bahwasanya segala cinta kasih orangtua kalian demi mengantarkan kalian jauh-jauh ke tanah rantau tidak sia-sia karena kalian dapat memanfaatkan itu dengan baik dan tidak membuang waktu kalian selama kuliah, apalagi kalau kalian mampu menabung prestasi.

9. JANGAN LUPA IBADAH
Yang ini juga merupakan aspek penting loh. Ibadah kalian jangan sampai runtuh karena kalian terlena pada kesenangan duniawi semata ya. Apalagi sebagai seorang anak rantau yang harus meneguhkan keimanan agar tidak mudah terjerumus. Tentu sangatlah penting untuk menjaga ibadah ini. Ingatlah kalau dunia dan akhirat itu harus seimbang.

10. JAGA KOMUNIKASI DENGAN ORANG TERDEKAT
Kalau yang ini sih udah pasti, dong! kalian jangan sampai memutuskan komunikasi dengan orang terdekat, terutama keluarga. Mungkin kita sibuk, begitupun keluarga kita di sebrang sana yang juga memiliki kegiatan masing-masing. Tapi semua itu jangan dijadikan alasan ya. Banyak-banyak meluangkan waktu untuk menelpon dan semacamnya, untuk berbagi keluh kesah dan meminta dukungan serta doa. Atau mungkin sekadar menanyakan kabar dan bercerita mengenai apa yang dialami di hari itu. Yakin deh kalian pasti akan merasa jauh lebih semangat!

Nah, sekian dulu dariku kali ini. Untuk kalian teman-teman seperjuanganku di tanah rantau, aku yakin ketangguhan, kekuatan dan keberanian kita untuk meraih cita-cita dengan segenap kemandirian ini akan membawa hasil yang terbaik bagi masa depan kita. Dan untuk kalian yang baru hendak memutuskan merantau, jangan meragu. Percayalah bahwa merantau akan menjadi sebuah babak baru bagi kalian. Sesuatu yang akan menjadi salah satu pemanis dari lembaran kehidupan sebagai bagian dari perjalanan kalian untuk menjadi sosok yang lebih dewasa. Kalian akan merasakan nikmatnya arti hidup ini, saat kalian merantau nanti. Oleh karena itu, lekaslah. Kumpulkan tekad kalian, kumpulkan perbekalan kalian, dan selamat berpetualang!

-ASA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar