Kamis, 03 Mei 2018

PUBLIC SPEAKING? WHY NOT?

Hello readers! Today I will tell you how to have a public-speaking ability. 
Mungkin diantara kamu semua masih banyak yang bingung, gimana sih biar bisa mahir public speaking? Apalagi kalau sampai ratusan bahkan ribuan orang yang menyaksikan kalian bicara. Wuih, ofkors kamu bakal dihujani tatapan nan penasaran sekaligus sumringah yang dipersembahkan sedemikian rupa, yang pastinya menuntut kamu untuk berhati-hati memilih kata karena salah secuil aja bakalan fatal akibatnya. Hehe. Lebih deg-degan daripada ditatap gebetan deh, pokoknya. Nah, sebelum kita bahas lebih jauh mengenai public speaking, yuk pahami dulu definisinya seperti dilansir oleh http://www.publicspeakingmagically.comberikut ini!:)
Pengertian Public Speaking Menurut Webster’s Third New International Dictionary, tercantum pengertian Public Speaking adalah: 
a. The act of process of making speeches in public (proses memberikan pidato di depan publik) 
b. The art of science of effective oral communication with an audience (seni dari ilmu berkomunikasi lisan yang efektif bersama para pendengarnya). Menurut David Zarefsky, dalam Public Speaking Strategic for Success; “Public speaking is a continuous communication process in which messages and signals circulate back and forth between speaker and listeners.” 
Mudahnya dapat diartikan: Public Speaking adalah sebuah proses komunikasi berkelanjutan, di mana pesan, simbol (komunikasi) (dan makna, ed; tambahan penulis) terus berinteraksi, antara pembicara dan para pendengarnya. Sedangkan menurut Ys. Gunadi dalam Himpunan Istilah Komunikasi: Public Speaking adalah sebuah bentuk komunikasi yang dilakukan secara lisan tentang suatu hal atau topik di hadapan banyak orang. Tujuannya adalah untuk mempengaruhi, mengubah opini, mengajar, mendidik, memberikan penjelasan serta memberikan informasi kepada masyarakat tertentu pada suatu tempat tertentu. Karena sifatnya yang dinamis, maka Public Speaking juga dapat diartikan sebagai sebuah aktivitas yang sangat dekat dengan asosiasi kata perubahan (change). Melalui Public Speaking, kita dapat mengetahui pola pemikiran dari seseorang, mengetahui gagasan masa depan seseorang, dan ide-ide luar biasanya. Kita juga dapat mengetahui perubahan seperti apa yang digagas atau direncanakan seseorang. Public Speaking merupakan sebuah rumpun keluarga Ilmu Komunikasi (Retorika) yang mencakup berdiskusi, berdebat, pidato, memimpin rapat, moderator, MC, dan presenter serta kemampuan seseorang untuk dapat berbicara di depan publik, kelompok maupun perseorangan yang perlu menggunakan strategi dan teknik berbicara yang tepat.
Got it?
Intinya public speaking ini sendiri adalah kemampuan bicara di depan publik. Kalian mengeluarkan sisi representative dari diri kalian sendiri, guna mengatakan hal-hal yang merupakan refleksi dari pemikiran kalian. Pokoknya, ngomong sama orang lain dengan lebih terstruktur. Beda dengan cuma sekadar ngobrol. Ada bobotnya. Definisi anti ribet sekaligus rada ngalor ngidulnya sih gitu. Nah, sebenernya semua orang itu udah punya kemampuan public speaking secara alamiah lho. Kenapa? Ya karena dalam keseharian kitapun kita senantiasa berbicara dengan orang lain. Bicara merupakan sesuatu yang telah melengkapi aspek kehidupan kita. Dengan bicara, kita bisa apa saja. 24 jam sehari, 7 hari seminggu, nggak pernah kita habiskan tanpa berbicara sepatah katapun. Mulai dari berbincang dengan keluarga kala sarapan, bertukar cerita dengan sohib kita di sekolah dan masih banyak lagi. Potensi menjadi public speaker yang baik sudah kita genggam, hanya saja kita butuh sedikit usaha untuk menunjukannya. Dan kemampuan public speaking ini begitu penting lho. Coba aja liat, mereka yang jago bicara di depan public dan memengaruhi mereka dengan kata-katanya itu adalah sasaran perusahaan-perusahaan ternama ataupun lembaga masyarakat yang mencari para muda bertalenta yang bisa bermain dengan kata, tak sekadar tulisan sehingga mampu mewakili perusahaan atau lembaga itu sendiri dengan lebih mumpuni. Dan yang dicari di masa kini ialah mereka yang pintar berkomunikasi. Bukan sekadar pintar melahap materi. Intinya public speaking ini sendiri adalah kemampuan bicara di depan publik. Kalian mengeluarkan sisi representative dari diri kalian sendiri, guna mengatakan hal-hal yang merupakan refleksi dari pemikiran kalian. Pokoknya, ngomong sama orang lain dengan lebih terstruktur. Beda dengan cuma sekadar ngobrol. Ada bobotnya. Definisi anti ribet sekaligus rada ngalor ngidulnya sih gitu. Nah, sebenernya semua orang itu udah punya kemampuan public speaking secara alamiah lho. Kenapa? Ya karena dalam keseharian kitapun kita senantiasa berbicara dengan orang lain. Bicara merupakan sesuatu yang telah melengkapi aspek kehidupan kita. Dengan bicara, kita bisa apa saja. 24 jam sehari, 7 hari seminggu, nggak pernah kita habiskan tanpa berbicara sepatah katapun. Mulai dari berbincang dengan keluarga kala sarapan, bertukar cerita dengan sohib kita di sekolah dan masih banyak lagi. Potensi menjadi public speaker yang baik sudah kita genggam, hanya saja kita butuh sedikit usaha untuk menunjukannya. Dan kemampuan public speaking ini begitu penting lho. Coba aja liat, mereka yang jago bicara di depan public dan memengaruhi mereka dengan kata-katanya itu adalah sasaran perusahaan-perusahaan ternama ataupun lembaga masyarakat yang mencari para muda bertalenta yang bisa bermain dengan kata, tak sekadar tulisan sehingga mampu mewakili perusahaan atau lembaga itu sendiri dengan lebih mumpuni. Dan yang dicari di masa kini ialah mereka yang pintar berkomunikasi. Bukan sekadar pintar melahap materi. Intinya untuk bisa bersaing di era globalisasi kayak begini, mahir public speaking mah salah satu modal utama lah pokoknya.
Well... Here aresome tips for you:
1. PERLUAS WAWASAN. Nih ya. Kemampuan public speaking kamu itu harus sinkron dengan wawasan kamu. Kalau kamu menyampaikan sesuatu, ya pastikan yang kamu sampaikan itu sudah tercetak di dalam benak kamu. Kamu harus memahami segalanya. Sehingga nggak bakalan ribet jika kamu harus menjabarkan apa yang sedang kamu sampaikan itu hingga ke akar-akarnya. Contohnya kamu pidato tentang bullying tuh. Ya kamu paling enggak harus menguasai seluruhnya tentang apa itu bullying. Mulai dari jenis jenisnya, faktornya, cara pencegahannya, dan lain sebagainya. Cara memperluas wawasan? Kalau itu sih buanyak. Bisa dari internet, sering buka situs bermanfaat yang menyajikan pengetahuan. Atau sering baca buku. Kalau ada tayangan edukatif di TV yo ditonton wae, jangan kebanyakan mamam sinetron. Kalau guru ngomong didengerin. Pokoknya banyak deeeh! Kalau wawasan udah luas, dijamin kamu nggak bakal punya waktu lagi untuk mikir atau salah ngomong. Pasti bakalan casciscus.
2. SERING LATIHAN. Practice makes perfect. Intinya kamu harus sering melatih kemampuan bicara kamu. Apa yang sering kamu latih, itulah yang akan kamu raih. Coba deh sekarang sering-sering nyoba latihan ngomong didepan publik. Bisa aja kamu mulai dari di depan cermin dulu. Abis itu ajak aja adek adekmu atau sepupumu nonton kamu ngomong. Hehe. Topiknya? Ya bahas aja apapun yang bermanfaat. Tentang manfaat belajar bahasa inggris kek. Apa kek. Latihlah diri kamu untuk bisa TAMPIL. Dan mulai dari orang yang terdekat dulu. Rada konyol sih, tapi serius deh. Kalo sering kamu latih, kamu pasti jadi jago kuadrat. Dan kamu nggak bakalan se-gugup kayak kamu pertama kali nyobain public speaking ini sendiri, karena kamu udah biasa.
3. TERJUN KE LAPANGAN. Ini bukan secara harfiah loh ya. Maksudnya, kamu harus bisa mengaplikasikan hasil latihan kamu itu ke dalam keseharianmu. Jangan cuma kamu pendem sendiri doang. Lagian percuma kamu sering latihan public speaking kalau pada akhirnya semua itu nggak kamu bawa dalam kehidupan nyata. Coba deh, mulai sekarang rajin ikut event kayak lomba pidato, ceramah agama, dan lain-lain yang menuntut kamu untuk public speaking. Bisa karena biasa itu berlaku loh ya. Coba aja. Lambat laun pasti kamu suka dan efeknya, public speakingmu makin jago deh. Berbagai event kedepan bakal jadi santapan kamu.  
4.YAKIN PADA DIRIMU SENDIRI, BAHWA KAMU BISA. Demi apapun ini bener-bener memengaruhi kemampuan bicara kita didepan umum. Kalau kamu sudah yakin, dijamin deh omongan kamu bakal lancar jaya dan bikin terpana. Hehe. Serius deh. Kalau kamu nggak mempercayai dirimu sendiri, bagaimana orang lain bisa mempercayaimu dan larut pada kata-katamu? Mungkin kamu ngerasa bingung sendiri gimana cara menumbuhkan rasa yakin tersebut. Cukup katakan kepada dirimu ‘’AKU PASTI BISA!’’ dan ragam kata penyemangat lainnya. Bebas aja sih, asalkan kata-katamu itu bisa mensugesti dirimu bahwa kamu adalah manusia superpower yang akan mengalahkan ketakutanmu. Yakin saja. Yakin bahwa kamu itu MAMPU. Kalau ira sih gitu aja. Rasa itulah yang akan mendorongmu untuk selangkah lebih maju dalam menyampaikan kata-katamu. Oh ya, kalian juga harus pede loh ya. Kalau udah berdiri di depan dan siap bicara, ya let it flow aja. Laksanakan tugasmu sebaik mungkin sebagai public speaker. Biarkan apa yang ada di dalam benakmu mengalir ke benak penonton. Kalau kamu masih suka deg-degan, coba sebelum ngomong kamu tarik nafas dalem-dalem. Kalau untuk readers yang beragama islam, banyakin shalawat dan takbir deh. Dijamin ampuh untuk menghapus sedikit ketakutan yang menghantui benakmu dan menapaki jiwamu. Ciaila… Last but not least, jadilah versi terbaik dari dirimu sendiri. Nggak perlu ribet nan cucok bin rempong mikirin reaksi orang lain. Just speak, as long as your words can give a positive effect to everyone! Dan pastikan apa yang kamu sampaikan itu adalah sesuatu yang berkualitas, yang bisa mendorong ke arah perubahan yang lebih baik. Semoga kita semua bisa menjadi public speaker handal yang bisa mengubah dunia dengan kata-kata positif kita. Aamiin…. Keep spirit!

-ASA